Terkait Pencuri Uang Mesin ATM, Polda Sumut Himbau Masyarakat Agar Lebih Waspada.

Medan – Kasubdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak, mengingatkan agar masyarakat lebih waspada ketika hendak melakukan transaksi uang, di mesin ATM.

“Karena ini modus oprandi, jadi masyarakat harus lebih waspada ketika hendak mengambil uang di mesin ATM. Jangan mau menjadi korban kejahatan karena kelalaian kita sendiri,” imbuh Maringan, didampingi Kanit I RA Sitinjak kepada wartawan, Kamis (13/9/2018).

Dia pun menjelaskan, para pelaku pencuri uang di mesin ATM ini, memakai modus yang cukup apik. Sebab, dengan hanya menggunakan sebatang lidik ukuran mini, pelaku mampu mengambil seluruh uang nasabah bank yang ingin melakukan tarik tunai, di mesin ATM.

“Jadi yang harus diwaspadai oleh masyarakat, jika kartu ATM sudah dimasukan ke dalam mesin dan mendadak tidak bisa keluar (nyangkut), di dalam mesin. Masyarakat harus segera melapor kepada pihak pengaman terdekat seperti polisi, satpam ataupun karyawan yang berada di dekat objek mesin ATM. Jangan pernah mengadu kepada nasabah lain, bisa saja itu salah satu dari pelaku yang sudah berada didekat kita dan tengah menunggu kepanikan kita,” ungkapnya.

Untuk lokasinya sendiri, masih kata Maringan, para pelaku diketahui kerap beraksi di Swalayan, SPBU, Mall dan tempat perbelanjaan lainnya.

“Mereka sudah sangat banyak, jadi diri kita sendiri yang bisa menyelamatkan dari perlakuan jahat mereka,” tandasnya.

Diberitakan, sebelumnya, dengan hanya memakai lidik kecil, Dedy Agustriono, mampu menguras habis uang para pengungjung Alfamidi, Jalan Sisingamangaraja Medan. Kejahatannya pun berakhir setelah Tim Subdit III/ Jahtanras Polda Sumut, berhasil meringkusnya.

“Ya, tim meringkus tersangka ketika sedang menjalankam aksinya di TKP,” ujar Kasubdit III/Jahtanras Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak, Selasa (11/9/2018).

Untuk modusnya sendiri, tersangka menyiapkan potongan lidik kecil dan memasukannya ke dalam mesin ATM dengan alat penjepit. Kemudian, pelaku keluar dan memantau masuk ke dalam mesin ATM. Begitu ada yang masuk, pelaku pun mengintip nomor pin korban dari belakang korban. Detik berikutnya, korban yang hendak melakukan transaksi pun terpaksa mengurungkan niatnya karena kartu ATM-nya nyangkut, di dalam mesin, sehingga uangnya tidak bisa diambil. Nah, setelah korban keluar dari mesin ATM, tersangka lantas menjolok kartu ATM korban dan menggunakannya.(tnsp)