Ujian Yudansha diikuti 50 Peserta Karateka Lemkari Indonesia

Medan – Dengan berlatih bersama-sama maka gerakan-gerakan kata dan kihon akan dapat dilihat oleh para pelatih-pelatih dan dikoreksi bersama-sama jika terdapat gerakan karateka yang kurang tepat. Selain berbicara masalah teknik karate, gashuku juga mempunyai manfaat lain yang tak kalah pentingnya. Manfaat tersebut adalah dengan gashuku diharapkan mampu menanamkan semangat Ujian Yudansha khususnya untuk para Karateka, yang diselenggarakan MSH ( Majelis Sabuk Hitam) Lemkari Sumut.

Sebagaimana layaknya bahwa kareteka yang telah terlatih selama berbulan bulan berhak mengikuti ujian kenaikan tingkat pada ujian Yudansha yang dimulai senin, 12/3 dan berakhir pada tanggal Jumat, 16/3, ditempatkan kali ini di Asrama Haji

Kehadiran Ketua Dewan Guru PB Lemkari Susheki Sihan Herried Taning, didampingi Wakil Dewan Guru Hanse Rudy Gunarto, dan anggota Dewan Guru memberikan pengarahan dalam  yang turun bersama dengan dewan guru lainnya Firdaus dan Ferry, memberikan semangat baru bagi para karateka yang mengikuti ujian Yudansha.

Hal ini diungkapkan  Ketua MSH Sensei Chairuddin Abdul Jabbar, yang didampingi Sensei Zulkarnain dan seksi Gashuku Sensei Malikin, Sensei Syamsul Bahri, Sensei Muliyadi, Sensei Rahmatsyah Bangun.

Pada sessi latihan menjelang ujian Yudansha, Susheki memberikan arahan dan memberikan teknik teknik kepada karateka, “Gashuku merupakan rangkaian acara yang sangat padat. Selama 4 hari baik pagi, siang hingga sore kita berharap karateka  akan menyerap banyak ilmu baik di lapangan , Fisik dan Mental harus disiapkan baik-baik.” Terang Susheki Sihan Herried Taning, disela arahan pada karateka yang mengikuti Yudansha.

“Kegiatan yang diikuti 50 karateka ini tidak lain untuk membentuk Karateka  lebih baik salah satunya soal  teknik,” terang Sensei Zulkarain, Jumat (15/3).

Chairuddin Abdul Jabbar, menjelaskan, berbeda dari biasanya, Gashuku kali ini  dihadiri langsung oleh Dewan Guru Nasional, yang mayoritas Dewan Guru tersebut merupakan karateka yang levelnya diatas Dan 6.

Sementara  Susheki Sihan Harried Taning menyampaikan pada karateka, “dengan adanya teknik teknik dan terapan disampaikan agar bisa menjadi perhatian khusus kepada Kareateka yang mengikuti Yudansha, hal ini merupakan hal yang baik dan harus dimanfaatkan Sumut, agar tercipta kader-kader yang dapat mengembangkan ilmu Karate lebih luas di masyarakat ke depannya”. Ungkap Susheki di sela jeda latihan di Asrama Haji yang didampingi para sinsei dan Anggota Dewan Guru lainnya.

Selain dapat memberikan kesegaran pada tubuh olahraga yang sejenis dapat memberikan dampak pada tubuh untuk menolak segala yang merusak diri seperti halnya Narkoba, “Kegiatan dan olahraga ini adalah program yang bisa menjauhkan generasi penerus bangsa untuk dapat jauh dari Narkoba apalagi mendekatinya”, sarana kegiatan yang diadakan Lemkari akan dilanjutkan pada event pada tanggal 17/3/2018, ungkap Sekretaris MSH Zulkarnain dihadapan Dewan Guru, dan berharap Dewan Guru juga dapat menyaksikan event yang diadakan Lemkari nantinya.